Foto: instagram.com/olaborasong

Berkenalan dengan Song Bora, Selebgram Muslimah Asal Korea Selatan (Bagian 1)

korea.iyaa.com - Segala hal tentang Korea akan selalu menarik untuk dibahas. Kali ini Korea Iyaa akan memperkenalkan seorang muslimah asal Negeri Ginseng yang bernama Song Bora.

Nama Bora mungkin sudah tidak begitu asing di telinga beberapa orang di Indonesia. Pemilik akun @olaborasong yang memiliki 116.000 follower ini cukup aktif membagikan foto dan video di akun Instagram-nya. Tidak jarang juga ditemukan komentar dari pengguna asal Indonesia di kolom komentarnya. Selain itu, Bora juga sempat menjadi cameo dalam film 'Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea', lho.


Bora berfoto dengan Asma Nadia (kiri) dan BCL (kanan). | Foto: Instagram Bora

Siapa sih Bora? Pemilik nama lengkap Song Bora ini merupakan seorang muslimah asal Busan, Korea Selatan, yang telah menjadi mualaf sejak tahun 2007. Saat ini dia bekerja di KMF (Korea Muslim federation), dan juga mengajar tentang Islam dan bahasa Arab. Ingin mengenal Bora lebih dekat? Kalian bisa mem-follow akun Instagram-nya (@olaborasong) dan menyapa Bora di kolom komentar dengan menggunakan bahasa Inggris. Ingat ya, Bora hanya ingin dipanggil dengan nama Bora tanpa Unnie atau Eonni dan Direct Message (DM) hanya digunakannya untuk keperluan mendesak dan khusus untuk orang Korea yang tertarik dengan Islam.


Bora sedang mengajar bahasa Arab dasar.

Kalau ada yang sedang berada di Seoul dan berkunjung ke daerah Itaewon, khususnya mengunjungi Seoul Central Mosque dan Eid restoran Halal Korea, mungkin saja kalian berkesempatan berpapasan atau bertemu dengan muslimah cantik ini. Saat Korea Iyaa berkesempatan bertemu dengan Bora, ternyata Bora ini orangnya sangat ramah dan terbuka. Dengan senang hati dia bercerita dan menjawab pertanyaan yang diajukan. Korea Iyaa juga sempat melihat bagaimana Bora mengajar bahasa Arab dan sempat sedikit mendengar Bora mengaji. Dengan sabar dan telaten Bora mengajarkan bahasa Arab dari dasar secara perlahan-lahan. Saat muridnya tidak paham akan suatu hal, dia bisa menjelaskannya dengan baik dengan analogi dan contoh yang mudah dimengerti.

Saat ditanya tentang kesulitannya menjadi Muslim di Korea, dia mengatakan bahwa salah satunya adalah pertentangan dari teman-teman dan orang-orang di sekitarnya. Awalnya sulit baginya untuk konsisten mengenakan hijab karena pandangan aneh orang-orang terhadapnya, dan dia hanya mengenakannya saat pergi ke Masjid saja. Empat tahun terakhir dia sudah mulai konsisten mengenakan hijab di kehidupan sehari-harinya.


Bora sedang mengaji.

Untuk masalah makanan, dia tidak begitu kesulitan karena pada dasarnya dia tidak sering makan daging babi dan tidak begitu menyukai alkohol. Meskipun begitu, dia sedikit kesulitan untuk menemukan makanan Halal. Saat ini sudah mulai banyak restoran Halal dan juga produk bersertifikat Halal. Namun sayangnya, produk makanan Halal buatan Korea tersebut hanya untuk diekspor ke negara-negara mayoritas muslim, seperti Malaysia dan Brunei. Oleh karena itu, Bora harus menitip ke teman yang pergi ke negara tersebut jika ingin mendapatkan produk-produk makanan Halal tersebut.

Ingin tahu bagaimana kisah Bora mengenal Islam dan menjadi mualaf? Simak di artikel wawancara dengan Bora bagian dua.


Tags :