Foto: ist

Atasi Turunnya Wisatawan Cina, Pemerintah Korea Permudah Visa untuk Wisatawan Indonesia?

korea.iyaa.com - Turis Asia Tenggara, termasuk Indonesia, terkena imbas positif boikot THAAD.

Tahun lalu, Korea Selatan mengumumkan peluncuran sistem pertahanan THAAD, yang berdampak terhadap larangan penayangan acara hiburan yang terkait dengan Korea dan juga larangan turis Cina untuk mengunjungi Korea. Untuk mengatasi dampak THAAD, pemerintah Korea berencana menarik wisatawan dari negara selain Cina.

Salah satu bagian dari rencana membantu industri pariwisata lokal yang terkena dampak ketegangan Seoul dan Beijing adalah dengan mengeluarkan e-visa (electronic visa) untuk warga negara Asia Tenggara. Pemerintah Korea akan mulai mengeluarkan e-visa untuk grup tur dari Indonesia, Filipina, dan Vietnam di bulan Mei. Grup yang terdiri dari lima orang atau lebih dari negara-negara tersebut bisa mendapatkan visa melalui agen travel tanpa harus mengunjungi kedutaan besar.


Sekelompok wisatwan asal Indonesia. | Foto: chosun

Selain itu, pemerintah juga berencana untuk menyediakan bebas visa selama lima hari untuk grup wisatawan Asia Tenggara yang transit menuju ke Pulau Jeju melalui Bandara Incheon atau Gimhae, sehingga diharapkan bisa memberikan mereka kesempatan untuk mengunjungi Incheon, Seoul, dan kota-kota tetangga. Lalu mulai bulan Juni, wisatawan asal Asia Tenggara akan diberikan bebas visa masuk ke Pulau Jeju selama 15 hari, tanpa memerlukan sebuah visa transit dari Daratan Korea.

Seorang staf dari KTO mengatakan, "Jika pembebasan visa dan langkah lain membuat lebih mudah untuk melakukan perjalanan di Korea, jumlah turis dari negara-negara tersebut akan lebih banyak peningkatan."

Chingudeul, bagaimana menurut kalian?

Sumber: (1), (2), (3)


Tags :