Foto: KBS

Descendants of the Sun Episode 1 (Bagian 3), Saat Sang Cinta Menyusup ke Hati Sang Kapten

iyaa.com - Si maling motor, yang bernama Kim Ki Bum, akhirnya sampai di rumah sakit. Ia memohon agar dua boneka yang melingkar di lehernya dilepaskan. Akan tetapi, perawat RS Haesung tidak mau melepasnya.

Ponsel Seo Dae Young terjatuh dari saku celana Kim Ki Bum dan seorang perawat menyimpannya. Ia pun menjawab sebuah panggilan telepon dari seseorang bernama Yoon Myeong Joo. Perawat Choi mengatakan bahwa pemiliki ponsel mengalami kecelakaan motor dan saat ini berada di UGD RS Haesung.




Seorang dokter wanita cantik tersenyum saat memasuki UGD untuk memeriksa kondisi Kim Ki Bum. Ia cukup terkesan dengan pertolongan pertama yang didapat Kim Ki Bum dan tersenyum saat membaca kondisi korban di lengannya yang tertulis, "Kemungkinan mengalami patah tulang rusuk dan terkilir."


Kim Ki Bum: "Tolong lepaskan ini."
Dokter Kang: "Baiklah akan kami lepaskan."


Kim Ki Bum tidak suka dengan penampilannya bersama boneka. Dokter Kang Mo Yeon tersenyum dan memeriksa tulang rusuk juga kaki Kim Ki Bum. Dokter Kang juga tahu bahwa Kim Ki Bum adalah maling karena ditulis di lengannya. Perawat Choi memberikan ponsel Kim Ki Bum dan memintanya menunggu untuk di-rontgen.

Setelah ditinggalkan oleh perawat, Kim Ki Bum mengangkat panggilan dari ponsel miliknya sendiri. Ia mencoba kabur dari rumah sakit. Di tempat lain, Dokter Kang sedang berbicara dengan Kepala RS mengenai promosinya sebagai profesor. Akan tetapi, di tengah pembicaraan ia melihat Kim Ki Bum sedang melarikan diri dan meminta izin untuk mengejarnya.




Kim Ki Bum masih menolak mendapatkan pengobatan, tetapi para perawat dan Dokter Kang bersikeras dia harus mendapatkan pengobatan. Kim Ki Bum yang kesal akhirnya pergi ke toilet dan memberikan ponsel Seo Dae Young sebagai jaminan kepada Dokter Kang. Dokter Kang melihat panggilan masuk dengan nama "Big Boss".

Kesal karena Kim Ki Bum tidak sopan dan melihat nama sandi Yoo Shi Jin berkata, "Mereka semua harusnya ikut wamil agar sadar."


"Mereka semua harusnya ikut wamil agar sadar."


Yoo Shi Jin dan Seo Dae Young akhirnya sampai di rumah sakit dan Yoo Shi Jin masih tetap menelepon ke ponsel Seo Dae Young. Saat turun dari mobil Seo Dae Young melihat sekelompok preman pergi ke arah ruang pemakaman. "Akan kubunuh dia," ujar Seo Dae Young yang kesal dengan aksi pencopetan Kim Ki Bum.

"Jadi, karena itu kau mencari ruang pemakaman? Teliti sekali. Ayo, UGD di sebelah sana," ajak Yoo Shi Jin.




Saat sampai di UGD, sekali lagi Yoo Shi Jin menelepon ponsel Seo Dae Young dan kali ini ponsel itu diangkat. Yoo Shi Jin langsung melihat penerima panggilan tersebut yang ternyata adalah Dokter Kang Mo Yeon. Saat ditanya apakah Yoo Shi Jin keluarganya, Yoo Shi Jin menjawab bukan dan ia berkata ponsel itu adalah miliknya.

Dokter Kang yang melihat penampilan Yoo Shi Jin sedikit curiga dan mulai menangani pasiennya lagi. Lalu ia tersadar Kim Ki Bum kembali menghilang. Yoo Shi Jin tidak terima ia diperlakukan dengan tak sopan oleh Dokter Kang. "Apa kau tidak memperhatikan perkataanku?" tanya Yoo Shi Jin.


"Apa kau tidak memperhatikan perkataanku?"


Dokter Kang ingat perkataan Kim Ki Bum yang berkata akan ada orang yang mengirimnya ke kamar mayat. Ia pun berkata, "Apa kau yang akan mengirimnya ke kamar mayat?"

"Kamar mayat?" tanya Yoo Shi Jin, lalu ia melirik Seo Dae Young yang sebelumnya berkata ingin membunuh Kim Ki Bum. Yoo Shi Jin mengatakan bahwa Dokter Kang telah salah paham, tetapi Dokter Kang masih tak percaya dan meminta mereka menunggu di luar. Ia juga meminta Perawat Choi menyuruh pihak keamanan mengawasi Yoo Shi Jin dan Seo Dae Young.



Yoo Shi Jin yang diperlakukan demikian oleh seorang dokter cantik justru merasa tertarik. Ia tidak bisa melepas pandangannya dari sosok Dokter Kang Mo Yeon sampai sebuah tirai menutupi sosoknya. Sebuah perasaan baru menyusup ke hati Sang Kapten.

Bersambung ke episode 1 bagian ke-4