Foto: KBS

Descendants of the Sun Episode 1 (Bagian 6), Cinta yang Tercabik

iyaa.com - Yoo Shi Jin berhasil mengejar Kang Mo Yeon dan menghadang langkahnya. Yoo Shi Jin mencoba menjelaskan bahwa apa yang dikatakan Kim Ki Bum benar dan dia juga yang mencuri ponsel Seo Dae Young.

"Kami lihat dia dipukuli para preman jadi kami membantunya," kata Yoo Shi Jin.

"Kau menolong pencuri yang mencuri ponsel temanmu?" tanya Kang Mo Yeon tak percaya. Yoo Shi Jin mengangguk, tetapi Kang Mo Yeon masih tak percaya. "Lebih meyakinkan kalau kau yang memukulinya," ujar Kang Mo Yeon sambil memencet nomor polisi. Langsung saja Yoo Shi Jin melempar ponsel Kang Mo Yeon dan menangkapnya.



Kang Mo Yeon terpana dengan cara Yoo Shi Jin yang cepat melepaskan ponselnya itu. Setelah Yoo Shi Jin memutus panggilan tersebut, Kang Mo Yeon segera tersadar. Yoo Shi Jin mengakui bahwa ia tidak mau terlibat dengan polisi. Kang Mo Yeon makin curiga dan meminta ponselnya dikembalikan. Mau tidak mau Yoo Shi Jin menjelaskan identitas dirinya yang sebenarnya.

"Kami sebenarnya adalah tentara. Saat ini kami sedang bebas tugas. Kalau kami ketahuan terlibat kasus kekerasan, itu akan merepotkan. Banyak yang harus diurus nantinya. Tolong kerja samanya," rayu Yoo Shi Jin sambil tersenyum manis. Kang Mo Yeon masih tidak tergoyahkan.



"Kenapa aku harus bekerja sama denganmu? Entah kau itu preman ataupun tentara. Tolong kembalikan ponselku," ujar Kang Mo Yeon dengan berani dan membuat senyum Yoo Shi Jin menghilang.

Yoo Shi Jin bingung harus bagaimana. Ia mengeluarkan kartu dan kalung identitasnya, tetapi ia tahu takkan membantu. Yoo Shi Jin ingat dengan kedatangan Yoon Myeong Joo. "Kalau kau di RS Haesung berarti kau lulusan Universitas Myungin?" tanya Yoo Shi Jin.

"Kenapa kau menanyakan itu?" tanya Kang Mo Yeon, tidak ingin terjebak.

"Berarti kau kenal dengan Yoon Myeong Joo? Kurasa dia sekelas denganmu." Kali ini Yoo Shi Jin terlihat agak lega.

Kang Mo Yeon secara tidak langsung mengiyakan mengenalnya. Yoo Shi Jin semakin lega dan meminta Kang Mo Yeon ikut untuk membuktikan identitas dirinya.




Di tempat lain, Seo Dae Young dan Yoon Myeong Joo melakukan pembicaraan yang cukup serius. Yoon Myeong Joo marah karena Seo Dae Young selalu mengabaikannya bahkan saat bertemu ia berbicara dengan bahasa formal. Yoon Myeong Joo ingin Seo Dae Young bisa menjelaskan kenapa selama ini ia menghindarinya.

"Hatiku telah berubah. Aku tidak berbakat dengan masalah hati. Itu saja," ujar Seo Dae Young. Yoon Myeong Joo tidak percaya dan meminta Seo Dae Young tidak pergi darinya. Seo Dae Young mengabaikannya dan Yoon Myeong mulai marah. "Sersan Seo Dae Young!" panggil Yoon Myeong Joo. Segera saja Seo Dae Young menghentikan langkahnya.

"Berani sekali kau tidak memberi hormat pada prajurit dengan pangkat yang lebih tinggi," kata Yoon Myeong Joo. Seo Dae Young segera berbalik dan memberi hormat. Diperlakukan demikian, Yoon Myeong Joo justru merasa lebih marah.



"Terus begitu. Lakukan seterusnya. Tetap seperti itu sampai kaumati. Aku tak sudi menerima penghormatan darimu," kata Yoon Myeong Joo. Seo Dae Young tetap memberi hormat dan terdiam. Sementara, Yoon Myeong Joo menatapnya sambil menahan tangis.

Untunglah Yoo Shi Jin segera datang dan menghentikan aksi Yoon Myeong Joo. "Hei. Ini namanya penyalahgunaan wewenang," kata Yoo Shi Jin.



Yoon Myeong Joo yang tidak ingin persoalan itu dibahas lebih jauh bertanya apa yang diinginkan Yoo Shi Jin. Yoo Shi Jin meminta Yoon Myeong Joo mengonfirmasi identitas dirinya dan Seo Dae Young kepada Kang Mo Yeon.

Karena masih kesal, Yoon Myeong Joo berkata, "Kalau begitu, kau harus melaporkan kedua orang ini kepada polisi. Mereka ini tentara yang kabur."




Yoon Myeong Joo segera pergi dan Yoo Shi Jin kesal dengan kelakuannya. Untunglah Kang Mo Yeon sudah percaya dan memberikan ponsel tersebut kepada Seo Dae Young. "Jadi, sudah selesai kan?" tanya Yoo Shi Jin.

"Aku sudah memastikan identitas kalian, tetapi masalah penyerangan itu persoalan lain. Ikut aku," perintah Kang Mo Yeon kepada Yoo Shi Jin. Yoo shi Jin hanya bisa menghela napas karena tidak mampu melawan wanita kuat seperti Kang Mo Yeon.